Ikhsan.web.id

semangat berbagi manfaat

14 April, 2012

Museum Manusia Purba Sangiran Sragen

Bagi anda yang akan ke Sragen sayang rasayanya kalau tidak mampir dulu ke Museum Manusia Purba Sangiran, apalagi anda belum pernah kesini, karena di sini kita bisa menyaksikan berbagai macam fosil dan benda-benda purbakala yang tidak dapat di jumpai di museum-museum lain. saya beberapa hari yang lalu menyempatkan mampir ke Museum Purbakala Sangiran ini, saya mampir ke Museum ini tanpa perencanaan sebelumnya karena rencana awalnya hanya kondangan menghadiri pernikahan  di Gemolong Sragen yang letaknya tidak seberapa jauh dari kawasan Museum Sangiran.

Museum Purbakala Sangiran terletak di desa Krikilan, DesaKalijambe, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. untuk ke sini sebaiknya menggunakan kendaraan pribadi karena tidak ada angkutan umum baik dari Gemolong maupun Sragen yang masuk ke lokasi Museum. sementara jarak dari jalur jalan raya yang di lalui angkot sekitar 4 kilo meter.

Untuk masuk ke Museum Purbakala dan situs Sangiran  kita di kenakan tiket 3,000.- perorang, sementara untuk yang membawa kendaraan di kenakan biaya parkir 3.000.- , biaya masuk tadi termasuk murah karena kita selian masuk ke Museum juga bisa berkeliling menikmati keindahan dan keasrian panorama sekitar situs Sangiran dari ketinggian lewat  menara pandang. jika masih kurang jelas kita bisa menyewa sebuah teleskop.

Konon di Sangiran sekitar berjuta-juta tahun yang lalu merupakan hamparan lautan, akibat letusan Gunung Lawu, Gunung Merapi dan Gunung Merbabu Sangiran menjadi daratan, menurut para ahli hal tersebut bisa di buktikan dengan lapisan-lapisan tanah wilayah Sangiran yang berbeda dengan tempat lain. di tiap-tiap lapisan tanah tersebut di temukan berbagai macam fosil jaman purba seperti  Fosil binatang laut di lapisan paling bawah tanah Sangiran.

Beberapa koleksi Museum Sangiran yang masih bisa kita saksikan antara lain Fosil-fosil manusia purba seperti Australophitecus, Pithecantropus Mojokertensis, Meganthropus Palaeojavanicus, Pithecantropus Erectus, Homo Soloensis, Homo Neanderthal Eropa dan Asia serta Homo Sapiens. Sementara untuk fosil binatang purbanya  Elephans Namadicus (Gajah), Babalus Palaeokarabau (kerbau), Felis Palaeojavanica (harimau), Sup sp (babi), Rhinocerus Sondaicus ( Badak), Bovidae (sapi) dan Cervus sp (domba). Fosil binatang air  yaitu Crocodilus (buaya), Hippopotamus (kuda nil), Chelonia (kura-kura). berbagai bebatuan seperti Meteorit, Kalesdon, Diatomee, ametis. Alat-alat batu manusia purba seperti serpih, bilah, serut dan gurdi, kapak persegi, bola batu dan kapak perimbas penetak.