Ikhsan.web.id

semangat berbagi manfaat

01 November, 2012

Disa Zaydafahima Ikhsan

Disa Zaidafahima Ikhsan
Alhamdulillah, Hari ini tanggal 01 November 2012, jam 12:45 telah lahir putri pertama kami Disa Zaydafahima Ikhsan di Rumah Bersalin Paten Magelang dengan berat 2.7 kg dan panjang 48 Cm. Hari Perkiraan Lahir (HPL) dari dokter tanggal 06 November 2012, persalinannya sendiri berlangsung secara normal walau prosesnya memakan waktu yang lumayan lama hampir satu hari satu malam,namun menurut orang hal ini wajar,karena anak pertama.

Tanggal 31 Oktober pagi istri saya sudah merasakan mulas-mulas seperti layaknya orang mau melahirkan, rasa mulas datang setiap 10 menit sekali,karena ini pertama kalinya saya akan mempunyai anak, dan karena takut terjadi apa-apa dengan istri dan anak saya, istri saya segera saya bawa ke Rumah Bersalin Paten untuk mendapat penanganan lebih lanjut. Setelah di periksa ternyata istri saya baru bukaan pertama, padahal dalam proses melahirkan sampai dengan lahirnya bayi dari rahim ibunya memerlukan setidaknya 10 proses pembukaan. Atas saran Bidan yang sedang jaga, kami di suruh pulang dulu sampai menunggu bukaan selanjutnya. Setiap bukaan = 1cm.

Pulang dari Rumah Bersalin Paten, saya dan istri masih sempat jalan-jalan ke Alun-alun Magelang, menikmati es kelapa muda langganan kami semenjak masih pacaran. Sesampainya di rumah rasa mulas-mulas yang di rasakan istri saya belum juga reda, dan puncaknya ketika malam harinya, sekitar jam 22:30 istri saya merasa mulas yang berkepanjangan,masih dengan jangka waktu 7-6 menit sekali. Maka saya bawa istri saya lagi ke Rumah Bersalin Paten, setelah di cek oleh bidan ternyata sudah bukaan kedua, belum ada perkembangan yang signifikan seperti pagi harinya. Karena berhubung hari sudah malam saya putuskan untuk opname saja daripada bolak-balik. Malam itu istri saya tidak bisa tidur seiring dengan makin tambahnya proses pembukaan dari pembukaan kedua ke pembukaan selanjutnya.

Keesokan harinya sekitar jam 07:00 di cek lagi, dan ternyata sudah ada perkembangan lebih, proses pembukaannya sudah ke empat. atas saran bidan istri saya di suruh lebih banyak bergerak seperti berjalan bolak-balik, nungging, dan jongkok supaya menambah proses pembukaannya. Mulas-mulas, capek, ngantuk yang keluar dari mulut istri saya karena semalaman tidak bisa tidur sama sekali, tapi semangat untuk bisa melahirkan dengan normal dan segera bisa menggendong buah hati kami mengalahkan rasa ngantuk dan capeknya. sungguh berat ternyata perjuangan untuk menjadi seorang ibu, maka wajar saja kalau dalam sebuah Hadist, Nabi mengatakan surga ada di bawah telapak kaki ibu.

Sampai akhirnya yang di tunggu-tunggu tiba. Alhamdulillah, tepat jam 12:45 selepas dhuhur putri kami lahir kedunia dengan selamat, ibunya juga sehat. Sambil sujud syukur saya masih tidak percaya kalau sudah menjadi seorang ayah. Semoga putri kami menjadi anak yang salehah, patuh pada bapak ibunya, berguna bagi bangsa, agama, negara dan bermanfaat semua... Amin.