02 Mei 2013

GEMARIKAN

Gerakan Memasyarakatkan makan ikan di Kota Magelang yang di pelopori oleh dinas Pertanian dan Perikanan kota Magelang
Salah satu rahasia mengapa masyarakat Jepang dan Israel lebih cerdas daripada masyarakat di belahan dunia lainnya, adalah kegemaran mereka mengkonsumsi ikan, bahkan sejak dalam kandungan. Ibu- hamil di Jepang dan Israel setiap harinya di wajibkan untuk mengkonsumsi ikan sampai mereka melahirkan, di lanjutkan saat anak-anak mereka balita dan tumbuh dewasa, Ikan merupakan makanan wajib selain nasi. karena mereka tahu dalam ikan banyak mengandung gizi dan protein yang sangat berguna bagi pertumbuhan dan kecerdasan otak.
DI Indonesia, ikan masih sesuatu yang mahal untuk di dapatkan oleh sebagian besar masyarakat. karena bisa mencukupi kebutuhan sehari-harinya saja sudah bagus. kalau untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-harinya uangnya masih tersisa, mereka baru di beli ikan untuk lauk-pauk, itupun tidak bisa setiap hari. Tentu sangat ironis sekali Ikan menjadi sesuatu yang mahal dan susah di dapatkan oleh sebagian masyarakat Indonesia, sementara Indonesia merupakan negara dengan jumlah laut terluas di dunia, para nelayan bisa mendapatkan ikan dengan mudah dan banyak. mungkin salah satu kendala masih mahalnya ikan di Indonesia, konon sebagian besar tangkapan para nelayan kita yang kualitasnya bagus banyak di jual kel luar negri dan ke pabrik pengolahan ikan moderen dengan harga yang tinggi.
Pemerintah kota Magelang menyadari akan pentingnya ikan bagi pertumbuhan dan kecerdasan otak anak-anak, melalui Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kota Magelang tanggal 26 April 2013 lalu di Gedung halaman eks-Karesidenan Kedu berbarengan dengan Festival Kuliner dan Pameran UMKM mencanangkan gerakan GEMARIKAN, GEMARIKAN adalah gerakan Memasyarakatkan makan ikan, suatu gerakan moral untuk bisa memotivasi masyarakat secara luas untuk mengkonsumsi ikan secara teratur dalam jumlah yang di syaratkan bagi kesehatan agar terbentuk manusia Indonesia yang sehat, cerdas dan kuat.
Mengapa kita harus sering-sering makan ikan, terutama untuk Balita?\Ikan mempunyai nilai gizi yang tinggi dan lengkap, bisa meningkatkan pertumbuhan dan kecerdasan otak (terutama bagi anak-anak), kandungan protein yang ada di dalam ikan juga sangat tinggi, selain mengandung protein yang tinggi ikan juga mengandung asam amino esensial yang tinggi pula, juga kandungan kolesterolnya rendah dan merupakan sumber nutrisi yang terbaik.
Ikan bisa membuat sehat, cerdas dan kuat karena mudah di cerna oleh tubuh, bergizi tinggi. Asam lemak tak jenuhnya, terutama omega-3 ( untuk pertumbuhan sel syaraf, kebutuhan retina, mencegah penyakit jantung dan penyumbatan pembuluh darah), Asam lemak Linoleat dalam tubuh manusia akan membentuk zat gizi baru yaitu elcosanoid yang dapat mencegah asma, diabetes, mengurangi rematik, dan menurunkan pertumbuhan sel kanker. Ikan sebagai sumber vitamin, terutama vitamin A yang penting untuk mata, Vitamin D, B1, B2, B6, B12 dan Niasin. Selain sebagai sumber vitamin ikan juga bisa sebagai sumber mineral bagi tubuh yaitu: Magnesium, Besi, Yodium (bisa mencegah penyakit gondok), Seng, Selenium ( bersama vitamin E bisa sebagi antioksidan untuk mencegah penuaan), Kalsium, Potasium, Sulfur, Fluor (bisa mencegah pengerasan pembuluh darah dan keropos tulang). Semua manfaat ikan di atas bisa kita dapatkan dengan syarat diolah secara baik dan benar.
Sebagai warga Magelang saya menyambut baik dengan adanya Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) ini. Semga tidak hanya sebatas di seremonial saja, tapi juga di ikuti dengan langkah nyata oleh Pemerintah Kota Magelang. Misalnya dengan memberikan batuan dana untuk Sekolah-sekolah Dasar di daerah yang masyarakatnya tergolong kurang mampu, sehingga minimal seminggu sekali, anak-anak kurang mampu tadi bisa sarapan di sekolahnya dengan lauk ikan. Sehingga nantinya tidak ada kesenjangan kecerdasan yang terlampau jauh dengan anak-anak yang secara ekonomi orang tuanya tergolong mampu, dan bisa makan ikan setiap hari.

5 komentar:

  1. Kayaknya gerakan Gemarikan ini hampir di setiap daerah sudah di canangkan, tapi yaitu hanya seremonial dan wacana saja tanpa ada tindakan nyata, Ikan masih mahal bagi masyarakat yang kurang mampu, paling kebelinya Ikan asin. Ikan yang tersedia di pasar-pasar tradisional kualitasnya jelek, sisa ekspor dan yang tidak laku di pasar-pasar moderen

    BalasHapus
  2. Ya, semoga saja kedepannya bisa di tindak lanjuti dengan lebih baik.
    Ikan bisa terjangkau oleh semua kalangan, tidak hanya ikan asin saja :)

    BalasHapus
  3. kuncinya ya di pemerataan ekonomi dulu Kang

    BalasHapus
  4. Sampai nunggu kapan, ada pemerataan pembangunan
    By budi

    BalasHapus