26 September 2013

Selamat Jalan Pak...

Almarhum Bapak Muhtarmat Kaerun Bin Juremi

Innalillahi wainnailaihi roji'un...

Belum genap 40 hari Simbah di panggil oleh Allah SWT,  kembali saya harus kehilangan satu-satunya orang tua yang saya cintai. Hari Rabu, tanggal 11 September 2013 yang lalu, jam 21:05 Bapak di panggil oleh Allah SWT.

Seperti mimpi rasanya menerima kenyataan bahwa orang tua  yang kita cintai di panggilNya begitu cepat dan dalam waktu yang hampir berbarengan, hanya selang waktu 19 hari. Tapi siapa yang bisa menolak takdir yang sudah di gariskan oleh Allah. Simbah, Bapak, saya dan kita mahluknya hanya bisa menunggu kapan giliran menghadapnya tanpa bisa menolak ataupun menghindarinya.

Tidak seperti Simbah yang memang sudah sepuh (sekitar 90 tahun) yang  beberapa tahun belakangan ini sering  sakit-sakitan sejak Paklik saya meninggal dunia 2 tahun lalu. Usia bapak belum terlalu sepuh, sebagaimana petani pada umumnya bapak setiap hari masih pergi ke sawah ataupun ladang. walau sudah di ingatkan oleh anak-anaknya supaya istirahat saja di rumah. Sakitnya Bapak juga tidak terlalu serius malah bisa di katakan cuma masuk angin biasa.

Tidak hanya kami dan keluarga saja yang shok dan kaget atas kepergian Bapak. Saudara, Tetangga tidak percaya mendengar kalau Bapak sudah meninggal dunia, karena beberapa hari sebelumnya Bapak masih ikut pengajian di tetangga yang akan berangkat Haji, dan waktu itu keadaan Bapak sehat walfiat tak kurang suatu apa. Sebelum sakitnya Bapak juga masih sempat merapikan jalan di dekat rumah, karena bulan depan adik perempuan saya akan menikah, anak perempuan Bapak satu-satunya, bahkan pas saat lamaran beberapa hari sebelumnya Bapak pesan bahwa beliau sendiri yang akan menikahkan adik saya. Untuk acara pernikahan adik saya tersebut bapak sudah beli kemeja putih dan mengambil jas hitam dari almari yang dahulu di pakainya saat menikah dengan almarhumah Ibu saya.

Dan yang paling mengharukan Bapak sebelum meninggal sempat  meninggalkan pesan untuk saya tentang rencana membangun rumah dan ternyata sebelumnya Bapak juga sudah menuliskan dalam secarik kertas di sertai doa-doa tata cara mengawali membangun sebuah rumah. Bapak tipe orang tua yang sangat sayang dan perhatian sama anak-anak  dan cucunya yang merupakan cucu satu-satunya, Disa anak saya. beliau masih menyimpan Wafer anak saya yang ketinggalan saat sowan kerumah bapak  dan saat di tanya untuk apa bapak menyimpan wafer tadi, jawabnya Wafer tadi akan di berikan sama Disa anak saya saat kami sowan lagi nanti.

Selain sangat menyayangi anak dan cucunya Bapak juga sangat sayang sama simbah, walau simbah hanya bapak mertuanya.. beberapa hari sebelum simbah meninggal dunia bapak selalu menemani simbah sare, selalu berdoa khusus di makam simbah sampai tujuh harinya tepat jam 12 siang waktu simbah di makamkan. selain itu bapak juga telah menyiapkan uang untuk selametan 40 hari meninggalnya Simbah, walau jumlahnya tidak seberapa.


Bapak orangnya ulet, rajin dan taat dalam menjalankan ibadah, bahkan di detik-detik menjelang di panggil oleh Allah SWT, beliau masih sempat Salat Isya' dan wirid walau sambil tiduran. sebelumnya bapak juga berpesan kalau air wudlunya jangan dilap, di biarkan saja, karena nantinya air tersebut yang akan menjadi saksi di hadapan Allah SWT. semasa masih sehat salah satu pesan bapak sama anak-anaknya yang tidak pernah lupa beliau sampaikan setiap ada kesempatan adalah 'Jangan Lupa Salat..., Jangan Lupa Salat'.


Selamat jalan ya Pak, Semoga amal ibadah bapak di terima oleh Allah. Dan di tempatkan di tempat yang paling baikdi sisi Allah SWT. Amin..

5 komentar:

  1. mugi kapapanaken ing kamulyan kang sejati.....tetap sabar dan tabah nggih Kang

    BalasHapus
  2. Semoga Khusnul khotimah, dan mendapatkan tempat yang terbaik di sisi Allah SWT, Amin...

    BalasHapus
  3. Ya ALLAH, ya Rahman,ya Rahim,ya Rabb, ya Tuhanku...berikanlah kepada kedua orang tuaku, surga Firdous dan begitu juga seluruh muslimin/muslimat,mukminin/mukminat,pada hari berlangsungnya hisab (hari kiamat)......آمِيّنْ... آمِيّنْ آمِّيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ.

    BalasHapus
  4. Hari ini tepat setahun meninggalnya bapak, semoga beliau selalu mendapat nikmat kubur dan rahmat Allah SWT. Amien.. #fb

    BalasHapus