Demokrasi Ala Dusun Gejiwan

Demokrasi Ala Dusun Gejiwan
Dusun Gejiwan adalah salah satu Dusun di Desa Krasak, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang. Dusun yang terletak di Jalan Raya Magelang-Purworejo KM 33. Gejiwan wilayahnya sebagian besar berupa dataran tinggi, terutama di Gejiwan bagaian atas, Rumah warga antara satu dengan yang lainnya juga agak berjauhan.

Dusun dengan jumlah Kepala Keluarga sekitar 400-an ini, merupakan Dusun dengan jumlah penduduk terpadat di Desa Krasak, setelah Dusun Getangan. Sebagian besar warga bekerja sebagai supir, kernet, tukang batu, buruh tani. letak Dusun Gejiwan yang strategis di lalui jalan raya besar Magelang-Purworejo dan Magelang-Kaliangkrik, sehingga di Dusun ini ada terminal kecil sekedar para penumpang mencari jalur angkutan desa.

Beberapa hari yang lalu Dusun Gejiwan dan dua Dusun lain di Desa Krasak melaksanakan Pemilihan Kepala Dusun yang baru, ini merupakan yang pertama dalam sejarah di Dusun Gejiwan ada pemilihan Kepala Dusun secara langsung layaknya Pilpres, Pilgub dan Pilbub. karena sebelumnya Kepala Dusun di tunjuk langsung oleh Kepala Desa atau musyawarah warga.

Seiring dengan gelombang reformasi yang berembus di Indonesia sejak 12 tahun lalu, Dusun Gejiwan juga ikut meramaikan proses reformasi tersebut dengan pemilihan Kepala Dusun. sebagaimana yang telah di atur oleh undang-undang bahwa seorang yang menjadi Kadus umurnya di batasi sampai dengan 60 tahun, tidak seperti jaman dahulu seorang Kadus bisa di jabat sampai yang jadi Kadus merasa tidak mampu lagi menjalankan tugasnya atau mereka meninggal dunia.

Pemilihan Kepala Dusun di Gejiwan di laksanakan tanggal 20 Oktober 2013 di Gedung Madrasah Ibtidaiyah Dusun Gejiwan. Di ikuti oleh 3 kandidat yang kesemuanya masih sangat muda, Peserta Nomer 1 adalah Mustanir, seorang tokoh muda dan aktifis Masjid.  Nomer 2 Dwi Purwanto, seorang yang cukup populer baik di kalangan anak muda maupun tua. Berikutnya peserta dengan Nomer urut 3 adalah Sukahar, Tokoh muda dari Dusun bagian atas yang selama ini kiprahnya dalam bermasyarakat tidak di ragukan lagi.

Tidak seperti suasana menjelang pemilihan Pemilihan Kepala Desa serba tegang, kasak kusuk menjagokankan calonnya masing-masing. Di pemilihan Kadus ini suasana tenang, ayem, tentrem tetap terjaga layaknya tidak ada persaingan di antara para Kandidat Kadus memperebutkan posisi nomer 1 di Dusun ini. Semua warga juga tidak terpecah belah dengan calonnya masing-masing. Para kandidat Kadus juga tidak melakukan kampanye secara langsung.

Animo warga yang berpartisipasi dalam pemilihan Kadus ini juga terbilang cukup tinggi, karena hampir seluruh warga menggunakan hak suaranya, Mereka yang Golput rata-rata yang merantau keluar daerah lain. tepat jam 12 siang pemungutan suara selesai di lanjutkan dengan penghitungan suara. dengan Kepala Dusun terpilih saudara Dwi Purwanto alias Antok. Sementara saudara Mustanir berada di urutan nomer dua dengan jumlah suara yang beda tipis sekali dengan Dwi Purwanto.

Sebagai warga Dusun Gejiwan yang sejak kecil hingga dewasa tinggal di Dusun Gejiwan, saya mersa bangga dan salut dengan hasil pemilihan Kepala Dusun ini, karena suasana kondusif masih tetap terjaga selama menjelang dan setelah pemilihan Kadus selesai. Warga juga tetap bersatu tidak terpecah belah dengan adanya Pilkadus ini.  Selamat kepada saudara Dwi Purwanto sebagai Kepala Dusun Gejiwan yang baru, semoga dengan kepemimpin Kepala Dusun yang baru Dusun Gejiwan akan lebih maju, makmur dan sejahtera. 

5 komentar:

  1. Semoga pemimpin terpil nantinya benar-benar dapat mengemban amanah dengan baik untuk kemakmuran daerah tersebut. Namun masihkan saat ini model pemilu seperti jaman simbah-simbah kita yang model politik duet tak di jadikan sarana mencapainya ?

    BalasHapus
  2. kalau di tempat saya masih menggunakan cara tertutup, bagus juga kalau dibuat seperti ini ya. demokrasi benar2 bisa diwujudkan ..

    BalasHapus
  3. model politik duet sudah lama di tinggalkan mas ivan..
    @ fauzie ya mengikuti perkembangan jaman :)

    BalasHapus
  4. Innalillahi wa inna ilaihi roji'un...
    ikut berbela sungkawa atas berpulangnya ke Rahmatullah Ibu Mariah dusun gejiwan (mbah carik). Semoga almarhumah di terima dan mendapat tempat terbaik di sisiNya.

    BalasHapus