27 Desember 2013

Bersatu menuju Krasak 1

Akhir-akhir ini ada pemandangan yang sedikit berbeda apabila kita lihat di sepanjang jalan raya utama di Kabupaten Magelang, kalau biasanya adalah pemandangan spanduk dan baliho para Caleg yang akan bertarung memperebutkan suara rakyat Magelang di Pemilu legislatif tanggal 09 April 2014 nanti, Kali ini pemandangannya tambah semarak dengan akan di langsungkannya Pemilihan Kepala Desa serentak di Kabupaten Magelang pada tanggal 29 Desember nanti. Spanduk dan Baliho para Calon Kepala Desa banyak bertebaran di sepanjang jalan.

Tentunya tidak ada yang salah dengan Calon Kepala Desa yang pasang poster, spanduk, baliho dan sebagainya. Karena para calon Kades tersebut merasa kurang pede dan kurang di kenal oleh rakyat yang akan memilihnya. Tapi alangkah baiknya kalau selain pasang spanduk, poster yang isinya minta doa restu dan dukungan agar terpilih menjadi Kepala Desa. Mereka juga mengunjungi rakyatnya secara langsung, terjun dari satu rumah ke rumah lainnya, menyapa calon rakyatnya, mendengar apa aspirasi dan harapannya kalau dia terpilih nantinya. tentunya juga dengan menyampaikan program kerja jika mereka terpilih sebagai Kepala Desa nantinya.

Seperi desa-desa lain di Kabupaten Magelang, Pemilihan Kepala Desa di desa Krasak akan di laksanakan tanggal 29 Desember nanti, Pilkades di desa Krasak akan di ikuti oleh tiga calon Kades yang akan memperebutkan sekitar 4000 suara pemilih. Calon Kades yang pertama adalah Bapak Mukidin, beliau pernah magang Kades beberapa tahun yang lalu namun keberuntungan belum berpihak pada beliau, dan rupanya beliau akan mencoba bersaing kembali maju sebagai Kepala Desa Krasak, beliau berasal dari Dusun Margosari, selain punya usah bengkel las, beliau juga seorang pendidik.

Calon Kades berikutnya adalah Bapak Widodo, beliau ini masih muda dan sekarang masih aktif sebagai abdi masyarakat di Balai Desa Krasak, orangya sumeh, dan bisa bergaul dengan siapa saja tanpa melihat status sosial, pangkat maupun jabatannya. dan setau saya beliau ini satu-satunya calon Kades yang tidak pasang spanduk, poster dan lain sebagainya. Alasannya beliau orang biasa, dan akan sowan saja dari rumah ke rumah untuk minta doa restu. dan sebagaimana anak muda pada umumnya yang hidup di era sosial media, beliau juga aktif di Jejaring sosial Facebook dengan nama akun Wahyu Padang Mbulan, sayangnya kok foto profilnya tidak pakai foto sendiri. Status Facebook beliau kebanyakan berisi tentang kekagumannya tentang ciptaan Illahi. 

Kandidat Kades yang ketiga adalah Bapak Wiwid atau yang biasa di kenal dengan sebutan Mas Wiwid Arrohmah. Tentunya semua warga desa Krasak sudah hafal dengan beliau, karena foto-fotonya hampir ada di seluruh pelosok desa. beliau ini pengusaha, salah satu usahanya yang terkenal adalah Rest Area Sekar Pajang. Dalam poster dan spanduknya beliau berjanji jika terpilih jadi Kepala Desa Krasak nantinya akan mengedepankan transparansi, musyawarah dan gotong royong. salah satu janjinya jika beliau terpilih nantinya, Desa Krasak akan ada mobil inventaris desa yang bisa di gunakan siapa saja yang membutuhkan dan dalam keadaan darurat. Tapi sayangnya bapak yang satu ini tidak punya akun Facebook maupun Twitter, dan akan bikin Twitter setelah beliau terpilih jadi Kades.

Menjelang detik-detik Pilkades tanggal 29 Desember nanti kondisi Desa Krasak secara keseluruhan terlihat masih adem ayem dan kondusif,. Semoga kondisi seperti ini terus terjaga sampai pelaksanaan Pilkades tiba dan tentunya juga sampai terpilihnya Kepala Desa Krasak yang baru. Siapapun calon yang terpilih jadi Kades bisa membawa Desa Krasak tambah bersatu, tambah maju dan tambah makmur, yang kalah maupun yang menang tetap bersatu walau sebelumnya bersaing memperebutkan posisi Krasak 1.

1 komentar:

  1. Semoga warga Magelang mendapatkan pemimpin yang amanah, mampu membawa perubahan yang lebih baik untuk Desanya

    BalasHapus