10 November 2014

Blusukan ke Candi Kadisoka, Purwomartani, Kalasan, Sleman

Candi Kadisoka, Purwomartani, Kalasan, Sleman
Yogyakarta sejak dahulu kala telah menjadi bagian penting dari pulau Jawa yang tidak bisa di pisahkan. Baik di era Mataram Hindu maupun Mataram Islam sejak masuknya agama Islam ke nusantara. Banyak peninggalan sejarah yang ikut terkubur bersama runtuhnya kerajaan-kerajaan kuno di Jawa tersebut karena bencana alam seperi Banjir besar, Letusan Gunung, Gempa bumi dan lain-lain yang banyak memakan korban baik nyawa, harta benda termasuk bangunan-bangunannya.

Salah satu dari puluhan peninggalan kerajaan Mataram Hindu di Yogyakarta ada di Dusun Kadisoka, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, adalah Candi Kadisoka. Candi ini di perkirakan di bangun sekitar abad ke-8 Masehi. Menurut seorang Arkeolog Belanda Veronique DeGroot, di perkirakan Candi ini tidak selesai di bangun karena dari susunan bangunannya, candi Kadisoka ini hanya sampai lima lapisan dasarnya saja yang di bangun. Candi Kadisoka konon dua kali terkubur lahar gunung Merapi, Jaraknya sekitar satu abad lamanya.
Candi Kadisoka, Purwomartani, Kalasan, Sleman
Candi Kadisoka di temukan oleh seorang penambang pasir tahun 2000, setelah di gali di ketemukan lubang candi dan batu mulia, emas dan plakat yang berisi bunga teratai yang ikut terkubur bersama bangunan candi lainnya. Tapi sampai hari ini Candi Kadisoka baru di gali sebagiannya saja dan meninggalkan beberapa lubang  galian yang tidak di geruskan. Entah sengaja atau memang ada kendala sehingga penggalian candi Kadisoka di hentikan.
Candi Kadisoka, Purwomartani, Kalasan, Sleman
Menurut Pak Widodo yang sudah empat tahun lamanya bertugas menjaga dan memelihara Candi Kadisoka dulunya daerah di sekitar Candi merupakan tempat penambangan pasir, Dan sebagian lagi merupakan ladang tebu. Tepat dimana Candi Kadisoka berada tanahnya berupa gundukan dan apabila di tanami tanaman selalu layu dan kemudian mati. 

Candi Kadisoka letaknya tidak terlalu jauh dari Candi Sambisari, hanya setengah jam saja. Untuk menuju candi Kadisoka tidak terlalu sulit, untuk yang dari arah Klaten bisa turun di depan Alfamart Kalasan 2, setelah itu ikuti Jalan yang menuju ke Candi Sambisari. Dari Candi Sambisari lurus sampai jalan beraspal, pas sampai pertigaan belok kiri sampai di kawasan kolam ikan Kadisoka. Dari kawasan kolam ikan Kadisoka ada penunjuk arah ke Candi, tidak sampai 300 meter sudah sampai di Komplek Candi Kadisoka.

Saya sendiri sudah lama tinggal di Sleman, tidak begitu jauh dari Kadisoka tempat dimana Candi Kadisoka berada, tapi baru tadi pagi kesampaian berkunjung ke sana. Sempat terkejut pas sampai di lokasi candi kok Candinya tidak ada, setelah mendekat baru kelihaan kalau candinya masih terkubur di dalam tanah, hanya sebagiannya saja yang di gali. Karena itu mungkin belum banyak wisatawan yang berkunjung kesana. Hanya beberapa orang saja yang berkunjung ke Candi Kadisoka setiap bulannnya, bahkan malah pernah selama sebulan tidak ada wisatawan yang berkunjung. 
Candi Kadisoka, Purwomartani, Kalasan, Sleman
Semoga nantinya Candi Kadisoka juga mendapat perhatian lebih dari pemerintah, sebagaimana tetangganya Candi Sambisari, Kalasan dan Prambanan. Terutama akses jalan masuk ke areal candi yang masih jalan setapak yang kalau musim hujan selalu becek. 

3 komentar:

  1. belum pernah kemari malahan..
    yang ini terlewatkan :(

    BalasHapus
  2. Harus segera blusukan ke sini berarti njenengan mas @annosmile :)

    BalasHapus