29 Juni 2015

Menunggu waktu berbuka puasa di Masjid Agung Kauman Magelang

Menunggu waktu berbuka puasa di Masjid Agung kauman Magelang
Salah satu tempat favorit masyarakat kota Magelang dan sekitarnya untuk menunggu waktu berbuka puasa adalah Masjid Agung Kauman Magelang. Masjid Agung Kauman Magelang merupakan salah satu masjid tertua di Magelang, masjid ini di bangun sekitar tahun 1650 M oleh seorang ulama dari daerah Jawa timur yang bernama Kyai Mudakir. Kyai Mudakir akhirnya menetap di daerah Kauman sampai wafat dan di makamkan di belakang Masjid Agung Kauman ini.

Awal mulanya masjid ini hanya berupa sebuah mushola kecil yang oleh orang Jawa sering di sebut dengan Langgar.  Seiring dengan berjalannya waktu Masjid ini di pugar oleh Bupati Danuningrat dan keturunannya, Bupati Danuningrat sendiri merupakan Bupati pertama Magelang yang di tunjuk oleh pemerintah Hindia Belanda waktu itu.

Sekarang Masjid Agung Kauman Magelang terlihat besar dan megah dengan arsitektur masih seperti dahulu kala saat Masjid ini pertama kali di pugar oleh Bupati Danuningrat dan keturunannya. Masjid Agung Kauman Magelang merupakan masjid kebanggaan masyarakat Magelang yang usianya sudah ratusan tahun, hal tersebut  menjadi alasan banyaknya masyarakat Magelang dan sekitarnya untuk menunggu waktu berbuka puasa di masjid ini di lanjutkan dengan Iktikaf sampai waktu shalat tarawih tiba. 

Seperti halnya di masjid-masjid lain, sebelum waktu berbuka puasa tiba di adakan tausyiah ramadhan oleh imam masjid, tausyiah-tausyiahnya biasanya berhubungan dengan tata cara ibadah sehari-hari seperti cara Wudhu, Shalat, Puasa dan lain sebagainya. Setelah waktu berbuka puasa tiba para jamaah juga mendapatkan takjil, berupa makan dan minum. 

Setiap harinya ratusan jamaah yang menghadiri Masjid Agung Kauman Magelang untuk mendengar Tausiyah ramadhan dari imam masjid Agung Kuaman.  Beliau menyampaikan tausyiahnya dengan santai, dengan bahasa yang mudah di pahami dan bahkan kadang-kadang di sertai dengan guyonan lucu yang membuat jamaah tertawa lebar. Supaya jamaah tidak lupa dengan apa yang sudah di sampaikan di sampaikan, beliau jadikan materi tausyiahnya jadi sebuah lagu dan di nyanyikan bersama-sama, di selingi dengan iringan shalawat nabi sampai waktu berbuka puasa tiba.
Mendengarkan tausyiah imam besar masjid agung kauman magelang
Jadi tidak ada salahnya bagi warga Magelang atau anda yang sedang berada di Magelang selama bulan puasa ini untuk menunggu waktu berbuka puasa tiba di Masjid Agung Kauman Magelang sambil mendengarkan tausiyah ramadhan yang akan di sampaikan oleh imam besar masjid agung Kauman. Masjid Agung Kauman berada di jalan alun-alun barat kota Magelang.

5 komentar:

  1. Kangen kampung halamanku Magelang, Insya Allah lebaran nanti mudik ke Magelang. semoga sebelum lebaran bisa berkunjung ke Masjid Agung Kauman ini, dan pengen ngabuburit disana :)

    BalasHapus
  2. Nanti ngabuburit di sini kalau pas mudik mas

    BalasHapus
  3. dapet pahala yang banyak tuh menunggu waktu berbukan puasanya di masjid :)

    BalasHapus
  4. Selamat jalan kyai Munawar, semoga amal baktimu bagi masjid kauman menjadi bekal menghadap gusti Allah swt

    BalasHapus