Jalan-jalan ke titik NOL KM Jogja

Jalan-jalan ke NOL KM Jogja
Selain Malioboro, Tugu Jogja, Alun-alun Utara dan Keraton Yogyakarta, tempat menarik yang wajib di kunjungi saat berada di Jogja adalah titik nol kilometer Jogja yang berada di ujung jalan Malioboro. Mengunjungi titik nol kilometer Jogja sebaiknya saat sore atau malam hari, karena suasananya benar-benar beda dengan banyaknya warga yang nongkrong menikmati malam di Jogja sambil bercengkerama dengan teman atau sanak keluarga sambil di temani secangkir kopi atau cemilan yang banyak di jual di sepanjang titik nol kilometer.

Semakin malam semakin ramai dengan adanya pengamen yang menjajakan suaranya dengan lagu-lagu nostalgia tentang kota Jogja. Bagi mereka yang pernah tinggal di Jogja saat berkunjung kembali ke Jogja mendengarkan lagu-lagu tersebut kembali akan mengingatkan kenangan mereka saat di Jogja. Kota dengan sejuta kenangan kata orang.

Berbagai macam cindera mata juga di jual di sepanjang titik nol kilometer di depan Monumen Sebelas Maret sampai di dekat Taman Pintar. Berbagai macam cindera mata di jual di sini dari kaos dan batik khas Jogja, Sandal sampai Batu Akik di jual di sini, Tinggal pinter-pinter menawar, semakin pinter menawar akan semakin murah barang yang berhasil kita bawa pulang.

Selain berbagai macam jenis Cinderamata khas Jogja tadi kita juga bisa melihat-lihat berbagai macam batik khas Jogja bahkan Nusantara di Museum Batik yang ada di depan Gedung Agung, Museum Batik ini merupakan salah satu museum batik yang unik di Indonesia karena berada di pinggir jalan dan tanpa bangunan permanen seperti layaknya sebuah museum. Batik-batik disini hanya di tempatkan di sebuah kotak lapis kaca yang bisa kita saksikan sambil jalan.

Lanjut dari Museum Batik, Kita bisa lanjutkan jalan-jalanya ke Beteng Vredeburg yang juga masih berada di titik nol kilometer. Beteng Vredeburg awal mulanya merupakan sebuah Beteng yang di bangun oleh keraton atas permintaan pemerintah Hindia Belanda di Jogjakarta, selain itu di Beteng ini juga merupakan tempat tinggal tentara Hindia Belanda di masa itu. Di dalam Beteng Vredeburg kita bisa menyaksikan berbagai macam foto dan benda-benda peninggalan sejarah perang kemerdekaan melawan belanda khususnya yang berada di Yogyakarta.

Setelah puas melihat-lihat Beteng Vredeburg kita bisa beralih ke Monumen Satu Maret yang letaknya bersebelahan dengan Beteng Vredeburg. Monumen ini di bangun untuk memperingati serangan 1 Maret 1949 yang terjadi di Yogyakarta. Kalau kita beruntung kita bisa menyaksikan pertunjukan yang sering diadakan di tempat ini, terutama saat akhir pekan dan hari libur nasional.

1 komentar:

  1. Strategi yang ampuh & efektif dalam Meningkatkan Penjualan Produk Barang bisa memakai berbagai cara, sistem dan inovasi. Mohon ijin share beberapa Cara Efektif Meningkatkan Penjualan

    BalasHapus