18 Juni 2016

Tarawih keliling Walikota Magelang di Kampung Ngentak Kwayuhan , Gelangan, Magelang


Kemaren malem (17/06/2016) di Mushola kami, Sirodjul Huda kampung Ngentak Kwayuhan kelurahan Gelangan RT 005 dan RT 006 RW 008 mendapat kehormatan menjadi tempat tarawih keliling Walikota Magelang Bapak H. Sigit Widyonindito bersama rombongan yang jumlahnya sekitar 50 orang, rombongan tarawih keliling bersama Bapak Walikota ini terdiri dari jajaran kepala Dinas di pemerintah kota Magelang, Kepala Kejaksaan, Kapolres, Kepala Kodim, dan Kepala Badan usaha milik daerah di Magelang seperti Direktur RSU Tidar, Direktur PDAM dan lain-lain. Juga hadir dalam Tarawih keliling tadi malem juga hadir Camat Magelang Tengah, Lurah Gelangan, dan tokoh masyarakat Kampung Ngentak Kwayuhan.

Dalam sambutannya Pak Walikota mengucapkan terima kasih kepada segenap masyarakat Gelangan atas partisipasinya dalam pemilihan walikota tanggal 09 Desember tahun lalu sehingga Bapak Sigit Widyonindityo kembali terpilih kembali kembali sebagai walikota untuk kedua kalinya. 

Walikota berharap selama Ramadhan ini warga agar semakin meningkatkan ketaqwaannya terhadap Allah SWT, karena menurut beliau dengan taqwa dan keyakinan insya Allah segala hajat kita akan di kabulkan oleh Allah SWT.

Selain itu walikota berpesan agar warga memanfaatkan Jamkesda yang ada, karena selama ini banyak warga yang cuek dengan program tersebut, setelah sakit baru bingung ngurus Jamkesda. Selalu menjaga kesehatan dan kebersihan, karena kesehatan itu mahal, walaupun sekarang sudah ada Jamkesda. 

Menurut pak wali lagi, kebersihan dan kerapian kota merupakan prioritasnya karena dengan kota kita bersih dan rapi, akan banyak yang berkunjung ke Magelang, dengan banyaknya pengunjung secara tidak langsung perekonomian masyarakat juga ikut maju dan berkembang. Beliau mengajak warga Kampung Ngentak Kwayuhan untuk selalu menjaga kebersihan dan kerapihan lingkungannya. Magelang sudah menjadi langganan Adipura, sudah selayaknya masyarakat ikut mendukung program tersebut. 
Kata pak Walikota lagi, selama periode pertama kepemimpinannya sudah berjalan dengan baik, pasar Rejowinangun di bangun kembali dan mulai ramai, sarana dan prasarana juga mulai di bangun. Pak Walikota meminta agar masyarakat ikut mendukung program kerja kedua kepemimpinannya. Di periode kedua ini harus lebih baik daripada periode yang pertama, karena kata Ulama hari ini harus lebih baik daripada kemarin, kalau masih sama termasuk yang rugi. 

Sayangnya dalam kesempatan tersebut tidak ada sesi tanya Jawab pak Walikota dengan masyarakat, tentu menarik kalau ada sesi tanya jawab. Apalagi sekarang sedang rame- ramenya di sosial media tentang penolakan masyarakat terhadap Penghentian Pasar Paingan di Alun-alun kota Magelang, yang berlangsung hanya 35 hari sekali. Bertepatan dengan pengajian Ahad Paing di Masjid Agung Magelang.

Tarawih keliling Walikota Magelang bersama jajaran nya ini rutin diadakan tiap tahun selama bukan Ramadhan. Dan Mushola Sirodjul Huda tahun ini untuk kedua kalinya menjadi tuan rumah tarawih keliling. Dalam acara tarawih keliling ini juga di berikan bantuan uang senilai 5 juta rupiah dari Badan Amil Zakat Nasional ( BAZNAZ), alat- alat sholat seperti sarung, sajadah dan mukena dari Bank Jateng dan bantuan Al-Quran dan jam dinding dari Bank Jateng Syariah cabang Magelang.

 Dalam sambutannya takmir mushola Sirodjul Huda Bapak H. Buhtari mengucapkan terima kasih atas di percaya kembali Mushola Sirodjul Huda sebagai tuan rumah Tarawih keliling Walikota Magelang. Beliau berharap agar Mushola Sirodjul Huda semakin ramai dengan jamaah setiap harinya. Karena keberkahan Allah SWT akan datang apabila masyarakatnya selalu bertaqwa dan mendekatkan diri kepadaNya. 
Mushola Sirodjul Huda di bangun sekitar sepuluh tahun yang lalu dan di resmikan oleh Wali kota saat itu Bapak Fachrianto. Selain sebagai tempat ibadah shalat lima waktu, belajar mengaji anak-anak setiap sore, setiap bulannya juga diadakan pengajian rutin bapak- bapak dan ibu- ibu warga kampung Kwayuhan yang menghadirkan Ustad dan Ustadzah terkenal di Magelang.

2 komentar:

  1. Ini kampungku, ngentak kwayuhan magelang.

    BalasHapus
  2. Semoga bantuan yang di berikan bisa digunakan untuk kemaslahatan umat di kampung ngentak kwayuhan

    BalasHapus