Pak Mukidin akhirnya terpilih sebagai Kades Desa Krasak yang baru


Ketekunan akhirnya menghampiri mereka yang mau terus berusaha dan berjuang tanpa kenal lelah memperjuangkan apa yang mereka yakini dan perjuangkan.

Pepatah tersebut memang ada benarnya, seperti dalam sejarah Abrahan Lincoln, salah satu Presiden Amerika Serikat yang harus beberapa kali gagal dalam pemilihan presiden, akhirnya terpilih juga sebagai presiden Amerika serikat.

Dan cerita tersebut juga terbukti dalam pemilihan Kepala Desa Krasak, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang tanggal 23 Oktober yang lalu. Bapak Mukidin bukan Mukidi yang lagi booming di sosmed beberapa bulan ini , salah satu Calon Kades yang sudah ketiga kalinya ikut dalam Pilkades di Desa Krasak ini akhirnya terpilih sebagai Kepala Desa Krasak untuk periode lima tahun yang akan datang.

Kisah perjuangan Pak Mukidin ini sudah seharusnya perlu di apresiasi dan menjadi contoh bagi masyarakat terutama desa Krasak. Setiap mengalami kegagalan jangan langsung putus asa dan menyerah dengan apa yang kita perjuangkan. Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda, kita masih bisa mencoba lagi di lain kesempatan tentu saja dengan perbaikan di sana-sini agar kegagalan demi kegagalan.

Pak Mukidin ini sebagai pendidik yang kesehariannya di habiskan bersama murid- muridnya di sekolah, beliau juga mempunyai usaha seperti bengkel las. Semoga dengan pengalaman beliau selama ini bisa menjadikan desa Krasak sebagai Desa tambah maju dan masyarakatnya lebih makmur lagi. Sebagai orang yang lahir dan di besarkan di desa ini, saya berharap desa Krasak bisa maju seperti desa- desa lain di Magelang.

Pilkades Desa Krasak tahun ini di percepat tiga tahun lebih awal karena Kepala Desa yang sebelumnya mengundurkan diri sebelum jabatannya berakhir.

Tidak seperti Pilkades tahun- tahun sebelumnya, Pilkades tahun ini lebih adem bahkan jauh-jauh hari sebelum Pilkades di gelar. Bahkan Pilkades tahun ini lebih menarik karena ada calon Kades perempuan. Ini merupakan yang pertama dalam sejarah desa kami ada calon Kades seorang perempuan. Walaupun belum terpilih sebagai Kades setidaknya demokrasi di desa kami lebih terasa.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar