04 Desember 2016

Belajar Bisnis & Internet Marketing bersama KPP Pratama Magelang


Sekarang apa sih yang tidak bisa di beli secara online? dari keperluan rumah tangga yang remeh temeh, sampai ke pemesanan tiket pesawat bisa di lakukan secara online. Segalanya bisa di dapatkan dengan mudah dan murah lewat online. Tidak heran jika sekarang ini para pelaku usaha yang sudah besar mulai melakukan pemasaran produknya via onlie. Dengan modal dan sumberdaya yang mereka miliki tentunya dengan mudah memasarkan produk dan jasanya via online.

Selain para pelaku usaha yang sudah besar, pelaku UKM di Indonesia juga sudah banyak memasarkan produknya via online, banyak dari mereka yang usahanya tumbuh besar setelah memasarkan usahanya lewat online. Tapi tidak semua pelaku UKM familier dengan teknologi. Melihat kondisi tersebut banyak institusi pemerintah maupun swasta yang peduli dengan nasib UKM membuat pelatihan-pelatihan bagaimana memasarkan produk maupun jasa melalui Internet. Salah satunya adalah Direktorat Jendral Pajak.

Sabtu (03/12/2016) kemaren, Direktorat Jendral Pajak melalui KPP Pratama Magelang menyelenggarakan Seminar Bisnis dan Workshop Internet Bisnis di Hotel Atria Magelang. Acara berlangsung dari pukul 08:00-16:00 WIB. Pematerinya Saptuari Sugiharto, Provokator enterpreneur, owner kedai Digital, pendiri Sedekah Rombongan dan Sumbodo Malik, Pakar Internet Marketing, Pendiri Kampung Blogger. Alhamdulillah, saya bisa mengikuti Seminar yang di selenggarakan oleh KPP Pratama Magelang tersebut, menurut panitia penyelenggara yang mendaftar sekitar 500-an dan hanya 200 orang yang bisa ikut.

Seminar di mulai dengan sambutan dari Kepala KPP Pratama Magelang,  Dalam sambutannya beliau mengatakan Seminar Bisnis dan Workshop Internet Marketing ini terselenggara sebagai bentuk apresiasi dari Direktorat Jendral Pajak dan KPP Pratama Magelang terhadap pelaku UKM di Magelang dan sekitarnya, UKM adalah salah satu penggerak pembangunan di Indonesia. Dengan diadakannya seminar Bisnis ini di harapkan omset UKM di Magelang dan sekitarnya akan meningkat, dan beliau mengingatkan untuk membayar pajak 1 % dari omset. Selain menyinggung masalah pajak penghasilan, beliau juga menjelaskan tentang Amnesty Pajak yang sedang marak akhir-akhir ini. Amnesy Pajak adalah penghapusan pajak yang seharusnya terutang, tidak di kenai sanksi adminisrasi perpajakan dan sanksi pidana di bidang perpajakan dengan cara mengungkap harta dan membayar uang tebusan.

Setelah sesi pembukaan yang di isi oleh Kepala KPP Pratama Magelang, giliran Mas Saptuari Sugiharto membawakan materi jurus kreatif mengelola bisnis. Seperti biasa dalam setiap seminarnya Mas Saptuari di isi dengan kata-kata yang menggugah semangat dan banyolan lucu yang membuat semua peserta tertawa. Menurut Mas Saptu, kebanyakan mereka yang buka usaha akan tutup pada tahun kedua atau ketiga karena salah kelola, kesalahan-kesalahan memulai usaha tersebut adalah:

  1. Gak Fokus asal usaha
  2. Miskin Ide, sukanya ikut-ikutan
  3. Bagai katak dalam tempurung
  4. Gampang percaya, pernah di tipu
  5. Pengen sukses gak mau proses
  6. Kebanyakan gaya tampil sok kaya
  7. Hobi hutang bingung bayar
  8. Buta keuangan, asal-asalan
  9. Sok pintar gak mau belajar

Sebelum membuka usaha sebaiknya sedekah dahulu, selalu berdoa dengan shalat dhuha minimal 4 rakaat kalau bisa dan lebih bagus lagi 12 rakaat, Puasa senin kamis, Memberi makan anak yatim. Karena semua cara tersebut sudah terbukti selain dirinya banyak pengusaha lain yang sukses dengan amalan tersebut seperti Djodi warung, pemilik Waroeng Steak dengan 80an cabang di seluruh Indonesia, Elang Gumilang Pengusaha properti  rumah murah yang usianya masih muda tapi punya omset miliaran rupiah setiap bulannya, Sandiaga Uno pemilik Saratoga Group yang sekarang sebagai Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta mendampingi Anis Baswedan. Selain selalu merutinkan Dhuha, Sedekah, Puasa senin Kamis jangan lupa memisahkan rekening pribadi dengan rekening usaha, jangan sampai tabungan usaha habis untuk keperluan pribadi.

Kata Mas Saptuari lagi selain promosi offline sebaiknya juga promosikan lewat online seperti Facebook Ads dll, Karena sudah terbukti ampuh menaikan omset di atas rata-rata selain menggunakan cara-cara langit dengan bersedekah dll. Selalu berpikir kreatif, di tangan orang kreatif semua bisa menjadi duit. Gunakan Smartphone untuk sesuatu yang menghasilkan, hindari  up date status sampah di sosial media, Ambil foto setiap ada hal yang menarik misalnya ada toko yang selalu ramai, bisa di terapkan di toko kita agar ikutan ramai.

Setelah Istirahat, makan siang dan Shalat Dhuhur acara di lanjutkan dengan materi dari Mas Sumbodo Malik yang menjelaskan Bagaimana meledakan omset dalam waktu hanya 3 jam saja. Di sesi Mas Sumbodo ini lebih banyak praktek daripada teorinya, Kami belajar bagaimana mengiklankan produk yang ingin di pasarkan di Facebook lewat Facebook Ads. Menurut Mas Sumbodo untuk belajar memasarkan produk kita bisa belajar berjualan dulu di Marketplcae seperti Tokopedia dan Bukalapak, karena di kedua Marketplace tadi biasanya para UKM berkumpul memasarkan produknya, kita bisa belajar dari para pelaku UKM yang ada di sana.

Jangan jualan di Facebook pribadi karena hal tersebut menyalahi kebijakan Facebook. Karena Facebook telah menyediakannya melalui Facebook Page untuk beriklan.  Untuk iklan di Facebook usahakan pasang foto minimal 5 buah, karena sayang sudah bayar kalau hanya pasang foto sedikit. Buat nama yang jelas, alamat lengkap untuk usaha kita, gunakan bank BRI selain BCA, BNI maupun Mandiri karena BRI adalah bank sejuta umat, dengan jangkauan  yang luas sampai ke daerah- daerah pelosok, Gunakan Internet Bangking untuk mempermudah transaksi, Sebelum buat iklan riset kecil-kecilan dahulu mengenai target pasar produk kita seperti  tempat tinggal, jenis kelamin, umur, sampai hobinya. Karena hal tersebut akan sangat berpengaruh dengan laku atau tidak produk yang sudah di iklankan. Sayang karena waktu yang terbatas dan jaringan internet kurang lancar sesi Mas Sumbodo ini harus di akhiri padahal masih banyak peserta yang ingin belajar lebih mendalam tentang Facebook Ads.


Secara keseluruhan acara ini sangat menarik, kami bisa belajar seluk beluk pemasaran produk di internet dan bagaimana melejitkan omset melalui Facebook, Tokopedia, Bukalapak dan lain sebagainya. Semoga kedepannya ada seminar-seminar sejenis yang di selenggarakan supaya lebih banyak lagi pelaku UKM yang terbantu.

3 komentar:

  1. Aku kemarin mai daftar, mas. Tapi gak punya npwp. Asik dong bisa praktek langsung sama mas Sumbodo. Semoga kapan2 diadakan lagi. Hehe.

    BalasHapus
  2. Iya, gak punya NPWP sebenernya langsung bikin pas daftar juga bisa kok mas

    BalasHapus