Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Harus Hadir di Lereng Sumbing
Kehadiran RS PKU Muhammadiyah untuk memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat di lereng gunung Sumbing sangat ditunggu warga. Layanan kesehatan yang kini ada, baik milik pemerintah atau praktek pribadi belum mampu menampung warga berobat untuk berikhtiar mendapatkan kesembuhan. 

Jauhnya jarak, panjangnya antre, serta 'kesan' pengobatan mahal membuat warga cenderung menahan sakit dan membiarkan penyakitnya akut. Akibatnya, warga tidak lagi produktif, tingkat kesejahteraan menurun dan terpuruk dalam kemiskinan. Pengobatan yang dilakukan tidak lagi optimal, seringkali kasus kematian karena parahnya penyakit.
   
Menurut WHO (organisasi kesehatan dunia) jumlah ideal tempat tidur di rumah sakit adalah 1:1000 penduduk dan setiap 100.000 penduduk dilayani 40 dokter dengan sebaran merata. Jumlah penduduk di lereng gunung Sumbing yang berada di ekskawedanan Bandongan, melingkupi Kecamatan Bandongan, Windusari dan Kaliangkrik mencapai 153.182 jiwa (BPS;2016). Sehingga diperlukan 153 tempat tidur dengan pelayanan 60 dokter. 

Kenyataanya, belum ada rumah sakit di wilayah itu, bahkan untuk puskesmas rawat inap sekalipun, tenaga dokter pun terbatas dan tidak merata. Inilah yang menjadi tekad Pimpinan Cabang Muhammadiyah Bandongan untuk mendirikan RS PKU Muhammadiyah, sebagai pengembangan Klinik Pratama Nailu Syifa yang telah mengabdi dibidang kesehatan untuk umat. Pengembangan klinik menjadi rumah sakit diperlukan untuk optimalisasi dalam pelayanan di bidang kesehatan pada umat. 

Besarnya dana yang dibutuhkan untuk merealisasikan amal usaha mulia yang bergerak dibidang kemanusiaan itu, Kami dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bandongan membuka diri bagi para dermawan 'berinvestasi' amal jariyah. Pembangunan RS PKU Muhammadiyah yang Accessable, Predictable, Right compatible dan Religious tersebut  sudah dimulai Mei 2017 dan ditarget selesai 20 bulan kedepan.   



Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Harus Hadir di Lereng Sumbing
Berjama'ah membangun Rumah Sakit PKU Muhammadiyah melalui program One Day One Thousand (ODOT) 

Yukk salurkan dana anda guna mendukung pembangunan Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bandongan. Dengan mengikuti program "ODOT"gerakan sedekah setiap hari .
Bisa disalurkan melalui Autodebet atau kotak infaq ODOT .
Caranya Mudah Banget 

Untuk Autodebet :
1. Datang ke costumer service (CS) sesuai dengan no rekening yang anda miliki (Bank Syariah Mandiri, BNI , BRI , Bank Jateng/Jateng Syariah ) ke bagian CS dengan membawa syarat KTP dan kartu Tabungan .

2. Memberitahu petugas CS untuk mengikuti program infaq Autodebet sehari PKU Muhammadiyah Bandongan , dengan no rekening :
 A. Bank Syariah Mandiri : 7777550505 An Tim RS PKU Muh Bandongan 
 B. Bank BNI : 0649705232 An Tim RS PKU Muh Bandongan
 C. Bank BRI : 6771-01-019597-52-0 An Tim Pengembangan RS PKU Muh Bandongan 
 D. Bank Jateng/ Jateng Syariah : 6063010616 An Tim RS PKU Muh Bandongan 

3.Dana Autodebet sebesar Rp 30.000 /bulan atau lebih .


Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Harus Hadir di Lereng Sumbing
Untuk Kotak Infaq :
1. Mengambil Kotak Infaq yang sudah kami siapkan di sekretariat klinik pratama Nailu Syifa Jl Raya Bandongan-Magelang KM.1 Paingan Trasan Bandongan 56151 (0293) 3217260.

2. Dana Kotak Infak sebesar Rp 30.000/ bulan atau lebih.

3. Setiap akhir bulan , menyerahkan kotak di tempat sekretariat klinik pratama Nailu Syifa Jl Raya Bandongan-Magelang KM.1 Paingan Trasan Bandongan 56151 (0293) 3217260.

4. Bagi yang tidak bisa menyerahkan di tempat sekretarian kami menyiapkan layanan jemput Infaq ODOT .

Keterangan lebih lanjut silahkan menghubungi :
dr. M Bahtiar Rifai Hp/Wa 085726579505
Nur Rokhman,SPdI Hp/Wa 085868749150

InsyaAllah sedekah produktif anda bermanfaat untuk membantu sesama dan keikhlasan anda akan dibalas Allah Subhanallah Ta'ala dengan 700x lipat bahkan lebih.

Di tulis oleh Pak Nurjoso Tim RS PKU Muh Bandongan