Mari bantu kebutuhan pokok keluarga terdampak Covid-19 bersama Solidaritas Insan Peduli (SIP)

Qodarullah, Sampai saat ini wabah Covid-19 belum berakhir, dan belum tau sampai kapan berakhir. Sementara banyak dari saudara-saudara kita yang merasakan langsung dampak dari pandemi ini.

Diantaranya banyak yang di rumahkan karena adanya pengurangan karyawan, Usahanya tidak bisa berjalan karena dampak Lock Down lokal maupun PSBB dan masih banyak lagi yang lainnya.

Sudah selayaknya kita merasakan bagaimana yang di rasakan oleh saudara-saudara kita tersebut. Bagi yang mempunyai kelebihan rezeki mari berbagi kepada mereka yang membutuhkan di mulai dari orang terdekat kita terlebih dahulu.

Kalaupun tidak bisa berbagi dengan harta, minimal kita berbagi dengan doa-doa kita di waktu mustajab. Insya Allah apa yang kita lakukan berpahala besar di sisi Allah Azza Wa Jalla. 

Solidaritas Insan Peduli (SIP), Divisi kemanusiaan Radio dan Rodja TV siap menyalurkan donasi anda ub6 di sampaikan kepada saudara-saudara kita yang terdampak Covid-19 di seluruh wilayah Indonesia.

Solidaritas Insan Peduli (SIP), salah satu lembaga dakwah di Indonesia yang sudah berpengalaman dan terpercaya dalam menyalurkan bantuan dalam masalah sosial kemasyarakatan yang terjadi di Indonesia dan dunia. 

Salurkan kepedulian anda terhadap saudara-saudara kita yang terdampak Covid-19 melalui Yayasan Solidaritas Insan Peduli (SIP) di nomer rekening Bank Syariah Mandiri (BSM) kode Bank 451 di nomer rekening 756 2626 004 atas nama Yayasan Cinta Sunnah (SIP). 

Berikan kode unik dengan menambahkan angka 3 di belakang nominal transfernya misalnya 1.000.003. Konfirmasi 0896-3059-3125.
Ikhsan Abu Disa
Ikhsan Abu Disa Hamba Allah, pekerja retail Minimarket lokal di Magelang. Tinggal bersama istri dan dua putri kecil kami Disa dan Nayya. Suka Ngeblog dan bersosial media. Untuk kerjasama Sponsored Post atau Placement Content silahkan hubungi 081510656456 (WhatsApp)

Tidak ada komentar untuk "Mari bantu kebutuhan pokok keluarga terdampak Covid-19 bersama Solidaritas Insan Peduli (SIP)"