Masjid Alfalah Sragen, Masjid Ramah Musafir


Di larang Tidur di Masjid, Banyak tulisan tersebut terpasang ada di Masjid-masjid sekitar kita. Harusnya tulisan tersebut tidak perlu di pasang. 

Karena seharusnya Masjid menjadi tempat tinggal sementara bagi mereka para musafir yang sedang Safar. Selain karena lebih nyaman bermalam di Masjid daripada di penginapan ataupun Hotel yang Tentunya harus bayar.

Seharusnya para Takmir Masjid mencontoh Masjid Nabawi dan Masjid Haram. Karena di kedua masjid suci umat Islam tersebut, jamaah bisa istirahat melepas lelah di dalam masjid. 

Salah satu contoh Masjid ramah Musafir adalah Masjid Alfalah Sragen. Di Masjid Alfalah Sragen, bagi para musafir di sediakan Kasur dan Bantal, Karena yang datang di masjid adalah tamu Allah maka pelayanannya juga harus baik.

Masjid Alfalah Sragen, Menjadi Masjid ramah Musafir karena inisatif dari Takmir Masjidnya Bapak Kusnadi Ikhwani, saat melakukan perjalanan dan mampir di salah satu Masjid di Jawa Tengah ada tulisan Dil larang tidur di Masjid.

Karena kejadian tersebut beliau berfikir bagaimana agar jamaah masjid juga bisa nyaman bila istirahat habis perjalanan. Maka Pak Kusnadi Ikhwani bersama Takmir Masjid Alfalah Sragen berinisiatif memberikan pelayanan kepada para jamaah apabila ingin menginap di Masjid Alfalah di sediakan Kasur dan Bantal untuk istirahat.

Langkah Takmir Masjid Alfalah Sragen dan Pak Kusnadi Ikhwani perlu di contoh oleh para Takmir Masjid lainnya di manapun, Karena di masa Pandemi Covid-19 ini banyak yang melakukan efesiensi atau bagi jamaah bila mau cari hotel juga dananya terbatas maka Masjid memberikan solusi bisa tidur dan istirahat di Masjid. 



Ikhsan Abu Disa
Ikhsan Abu Disa Hamba Allah, pekerja retail Minimarket lokal di Magelang. Tinggal bersama istri dan dua putri kecil kami Disa dan Nayya. Suka Ngeblog dan bersosial media. Untuk kerjasama Sponsored Post atau Placement Content silahkan hubungi 081510656456 (WhatsApp)

Tidak ada komentar untuk "Masjid Alfalah Sragen, Masjid Ramah Musafir"