Ride Together, Bond Forever: Kisah Touring Alwan Azkar Gathering 2026
Ride Together, Bond Forever: Kisah Touring Alwan Azkar Gathering
Satu Jalan, Satu Tujuan, Satu Keluarga
Masih terasa segar di ingatan, bagaimana pagi itu, 29 Juni 2026, Lapangan Alwan dipenuhi deru mesin motor dan wajah-wajah yang sudah tidak sabar memulai perjalanan. Alwan Azkar Gathering hari pertama pun dimulai, membawa rombongan menempuh sekitar 168 km, melintasi jalur-jalur yang menyuguhkan keindahan alam Jawa Tengah dari sudut pandang yang berbeda: di atas jok motor, bersama saudara-saudara seperjuangan.
Persiapan dan Keberangkatan
Pukul 05.00 pagi, motor dan rider mulai berkumpul di Lapangan Alwan. Setiap peserta memposisikan diri sesuai grupnya masing-masing, dilanjutkan briefing singkat sebagai pengingat adab di jalan, kekompakan rombongan, dan tentu saja doa bersama sebelum melangkah. Ada semacam getaran semangat yang sulit dijelaskan setiap kali melihat barisan motor rapi siap berangkat bersama.
Tepat pukul 05.15, grup rider mulai diberangkatkan satu per satu dengan interval lima menit antar grup — sebuah pengaturan yang membuat perjalanan tetap tertib meski rombongan cukup panjang.
Rest Area Sukoredjo: Titik Jeda Pertama
Setelah kurang lebih dua jam perjalanan, pukul 07.30 seluruh rider tiba di titik perhentian pertama, Rest Area Sukoredjo. Di sinilah waktu untuk melepas lelah sejenak, sarapan bersama, dan mengisi kembali tenaga sebelum melanjutkan etape berikutnya. Obrolan ringan, canda tawa, dan saling menanyakan kabar selama perjalanan mewarnai suasana istirahat ini.
Menembus Black Canyon Petungkriyono
Pukul 07.45, perjalanan dilanjutkan menuju Black Canyon Petungkriyono, tetap dengan pola pemberangkatan bergilir per grup setiap lima menit, disesuaikan dengan waktu kedatangan masing-masing di rest area sebelumnya.
Rombongan tiba di Black Canyon pukul 10.30. Di titik inilah salah satu momen paling berkesan terjadi — panorama tebing hijau, aliran sungai jernih, dan udara sejuk pegunungan menjadi latar untuk beristirahat panjang. Peserta menikmati water pleasure sekaligus makan siang bersama hingga pukul 13.30. Suasana kekeluargaan begitu terasa; bukan sekadar berhenti untuk makan, tapi juga saling menguatkan ukhuwah di tengah perjalanan panjang.
Menuju Telaga Menjer, Wonosobo
Pukul 14.00, perjalanan berlanjut menuju Pandangan Pertama di Telaga Menjer, Wonosobo — salah satu titik dengan pemandangan terbaik sepanjang rute, melewati Dieng yang terkenal dengan udara dinginnya.
Touchdown dan Malam di Camping Ground
Antara pukul 16.30 hingga 17.00, seluruh peserta akhirnya touchdown dan berkumpul di Camping Ground Pandangan Pertama. Rasa lelah setelah menempuh ratusan kilometer seakan terbayar begitu melihat tenda-tenda mulai berdiri dan kebersamaan mulai terbangun di tengah alam terbuka.
Malam harinya, pukul 17.30 hingga 22.00, menjadi puncak kehangatan acara: bercengkerama, kajian, api unggun, dan camping bersama. Di bawah langit Dieng yang dingin, diselingi hangatnya percikan api unggun, ana merasakan betapa perjalanan fisik yang melelahkan justru menjadi jalan untuk mempererat ikatan persaudaraan — sebuah pengingat bahwa "Ride Together, Bond Forever" bukan sekadar slogan, tapi benar-benar terwujud sepanjang hari itu.
Penutup
Touring Alwan Azkar Gathering ini bukan sekadar ajang jalan-jalan atau uji nyali di atas motor. Ia menjadi sarana silaturahmi, momen menikmati alam ciptaan Allah, sekaligus wadah untuk saling mengingatkan dalam kebaikan di sela-sela perjalanan. Total 168 km dan estimasi waktu tempuh 4 jam 43 menit itu terasa singkat dibanding kenangan dan ukhuwah yang terjalin sepanjang rute — dari Lapangan Alwan, Temanggung, Sukoredjo, Black Canyon Petungkriyono, Dieng, hingga Telaga Menjer Wonosobo.
Semoga catatan perjalanan ini bisa menjadi pengingat, sekaligus motivasi bagi yang belum sempat ikut, untuk bergabung di gathering-gathering berikutnya. Karena pada akhirnya, seperti motto yang selalu digaungkan:
Satu Jalan, Satu Tujuan, Satu Keluarga.