13 Juni 2008

Kota Bogor berusia 526 tahun

BOGOR (Pos Kota) – Tiga Juni lalu, Kota Bogor genap berusia 526 tahun.

Sepanjang sejarahnya itu, Kota Bogor telah banyak mengalami perubahan dan terus bergerak maju sebagai kota budaya, wisata, dan juga jasa.

Namun seiring dengan pertumbuhan Kota Bogor, sejumlah masalah bermunculan. Pertambahan jumlah penduduk yang diikuti problem transportasi, kemiskinan, sampah, pedagang Kaki-5, dan kesehatan, menjadi masalah serius yang harus cepat disikapi.

Dalam lima tahun kepemimpinan Walikota Bogor, Diani Budiarto, masalah-masalah tersebut mendapatkan jalan keluar yang baik. Problem kemacetan dijawabnya dengan program transportasi Trans Pakuan.

"Kalaupun masih ada kemacetan, karena angkot trayek Kabupaten Bogor yang jumlahnya ribuan, masuk ke kota. Kalau hanya angkot kota, saya rasa jalan kita sudah bagus dan lancar," kata Diani kepada Pos Kota di ruang kerjanya, Jumat pagi.

Tingkat kemiskinan, secara perlahan juga teratasi. Dengan laju pertumbuhan ekonomi pada level 6,10 persen dan kepercayaan investor baik nasional maupun asing terus bertambah, Diani mengaku ke depan, akan lebih baik lagi.

"Saat ini sudah ada 5 penanam modal dalam negeri dan 18 asing PMDN dengan nilai investasi mencapai sekitar 90 juta dolar AS. Jika iklim kondusif terus dipertahankan, saya yakin ke depan, akan banyak lagi PMDN maupun PMA yang datang," paparnya.

Masalah PKL yang sangat rumit di Kota Bogor juga akan terus ditata berdasarkan Perda 13/2005. Memang masalah kemiskinan belum teratasi secara optimal.

"Jika masyarakat Kota Bogor kembali meminta saya untuk maju sebagai walikota, masalah ini saya prioritaskan," tandas suami dari Hj Fauzia Diani Budiarto ini. Selamat Ulang Tahun Kota Bogor!
Sumber :Pos Kota

0 komentar:

Posting Komentar